REPRESENTATION OF INDONESIAN CULTURE IN “ONLY IN INDONESIA” VIDEO BY LASTDAY PRODUCTION

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Andre Ikhsano
Yolanda Stellarosa
Lusiana Cindy Irawan
Mengmeng Guo

Abstract

Culture can be formed from habits acquired by humans as members of society. Indonesia has so many ethnic groups and produces different habits. From the habits carried out by the community; it is not uncommon to have bad habits and unique habits. This is what makes one of the videos with a cultural theme that is considered satire through one of the social media platforms, which is Youtube, entitled "Only in Indonesia" by LASTDAY Production, interesting to study. Using a descriptive qualitative methodology with Roland Barthes' semiotic analysis which focuses on the meaning of denotation, connotation, and myth; this study aims to determine the representation of Indonesian culture through the scenes in the Youtube video. The results show that there are five of the seven elements of universal culture, namely, social organization systems, technology and equipment systems, knowledge systems, arts, and religion. In addition, the representation of Indonesian culture contained in the video "Only in Indonesia" is a culture that can be said to be negative, seen from the depiction of people's habits.


Keyword: Representation, Indonesia Culture, Youtube Video, Semiotics


 

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Andre Ikhsano, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Andre Ikhsano, dosen tetap Institut Komunikasi & Bisnis LSPR Jakarta sejak 1999. Mengampu matakuliah Sistem Komunikasi Indonesia, Globalisasi dan Pop Culture, serta Metodologi Penelitian Komunikasi. Awal tahun 2020 menjabat sebagai Rektor IKB LSPR dan sebelumnya sejak tahun 2013 menjabat sebagai Wakil Ketua I Bidang Akademik. Menamatkan sarjana Imu Komunikasi di Universitas Islam Bandung pada tahun 1999; tamat Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Sahid Jakarta pada tahun 2005 dan tahun 2012 menamatkan program Doktor Ilmu Komunikasi di Universitas Sahid Jakarta.  Melakukan berbagai penelitian dan publikasi, yang berkaitan dengan media, kajian film, budaya popular dan sebagainya. Saat ini bergabung sebagai Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) dan anggota Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI)

Yolanda Stellarosa, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Yolanda Stellarosa, dosen tetap Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Jakarta sejak 1999, mengampu matakuliah Metodologi Penelitian Komunikasi, Sistem Komunikasi Indonesia dan Seminar Proposal.  Menamatkan Magister Ilmu Komunikasi pada tahun 2006 dan tahun 2016 menamatkan program Doktor Ilmu Komunikasi.  Melakukan berbagai penelitian dan publikasi ilmiah, yang berkaitan dengan media, literasi media, komunikasi kesehatan dan sebagainya. Saat ini menjadi pengurus pusat Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) dan pengurus Korwil Jabodetabek Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

How to Cite
Ikhsano, A., Stellarosa, Y., Irawan, L. C., & Guo, M. (2022). REPRESENTATION OF INDONESIAN CULTURE IN “ONLY IN INDONESIA” VIDEO BY LASTDAY PRODUCTION. ASPIRATION Journal, 2(2), 214–235. https://doi.org/10.56353/aspiration.v2i2.30

References

  1. Audria, A., & Syam, H. M. (2019). Analisis Semiotika Representasi Budaya Jepang Dalam Film Anime Barakamon. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah. Retrieved from http://www.jim.unsyiah.ac.id/FISIP/article/view/11762.
  2. Danesi, M. (2010). Pengantar Memahami Semiotika Media . Yogyakarta: Jalasutra.
  3. Fiansyah, R. (2018, Desember 18). Diusulkan Presiden Jokowi, Ini 7 Fakta TentangJengkol. Retrieved from https://www.inews.id/finance/makro/diusulkanpresiden-jokowi-ini-7-fakta-tentang-jengkol?page=all
  4. Fiske, J. (2002). Introduction To Communication Studies. New York: Taylor & Francis e-Library
  5. Hoed, B.H. (2011). Semiotik dan dinamika Sosial Budaya. Depok: Komunitas Bambu.
  6. Inderawati, D. (2016). Jangan Cuci Tangan di Air Kobokan. Retrieved from https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/2698339/jangan-cuci-tangan-di-airkobokan
  7. Kemp, S. (2020). Digital 2020 Indonesia. Retrieved from https://datareportal.com/reports/digital-2020-indonesia
  8. Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
  9. Kurniawan, R. (2020). Ingat, Bonceng Dua Penumpang di Sepeda Motor bisa di Denda Rp 250.000. Retrieved from https://otomotif.kompas.com/read/2020/01/21/090200715/ingat-bonceng-dua-penumpang-di-sepeda-motor-bisadidenda-rp-250.000
  10. Kusumawardani, V.; Santoso, N.R; & Herawati, D.M. (2020). YouTube as a Media Expression of Transgender Women. ASPIRATION Journal Vol.I(1), May 2020, p.98-111
  11. Makarim, d. F. (2020). Bukan Supaya Keren, ini 4 Manfaat Pakai Kacamata Hitam. Retrieved from https://www.halodoc.com/bukan-supaya-keren-ini-4-manfaat-pakai-kacamata-hitam
  12. Morissan. (2013). Teori Komunikasi: Individu Hingga Massa. Jakarta: Kencana.
  13. Movanita, A.N.K. (2019). Di RKUHP Santet Bisa Dipenjara Tiga Tahun. Retrieved from https://nasional.kompas.com/read/2019/09/20/13233101/di-rkuhp-dukun-santetbisa-dipenjara-tiga-tahun
  14. Nasruddin. (2011). Kebudayaan dan Agama Jawa dalam Perspektif Clifford Geertz. Religió: Jurnal Studi Agama-agama. 1(1). 34-46. Maret 2011. doi:10.15642/religio
  15. Navarro, J. (2018). In The Dictionory of Body Language.. HarperCollins. Nayazri, G. M.(2016,Januari 6). Perlengkapan Wajib Biker Sebelum Berkendara. Retrieved from https://sains.kompas.com/read/2016/01/06/100500630/Perlengkapan.Wajib.Biker.Sebelum.Berkendara
  16. Pujianti, T. (2015). Semiotika Struktural Pada Iklan Top Coffee. Jurnal Sasindo Unpam. 3(3). 1-22. doi: http://dx.doi.org/10.32493/sasindo.v3i3.%25p
  17. Qalbi, A. (2019). Aturan dan Sanksi Parkir Kendaraan di Depan Rumah. Retrieved from https://kumparan.com/kumparanoto/aturan-dan-sanksi-parkir-kendaraandi-depan-rumah-1sCTHVzldLi/full
  18. Rania, D. (2018). Berdasarkan Survei, 65% Warga Indonesia Percaya Hoax. Itu Termasuk yang tertinggi di Dunia. Retrieved from https://www.hipwee.com/feature/berdasarkan-survei-65-warga-indonesiagampang-percaya-hoax-itu-termasuk-yang-tertinggi-di-dunia/
  19. Ravel, S. (2020). Ini Dasar Hukum Wajib Pakai Helm SNI buat Pemotor. Retrieved from https://otomotif.kompas.com/read/2020/02/10/111126315/ini-dasar-hukum-wajibpakai-helm-sni-buat-pemotor
  20. Setyawan, F. D. (2019). Sepeda Motor Dilarang Masuk Jalan Tol, Begini Alasannya .Retrieved from https://otomotif.kompas.com/read/2019/12/13/084200315/sepeda-motor-dilarang-masuk-jalan-tol-begini-alasannya?page=all
  21. SkalasurveiIndonesia. (2020). Jenis Musik Yang dicintai Publik Indonesia. Retrieved from http://www.skalasurveiindonesia.com/jenis-musik-yangdicintaipublikindonesia/#:~:text=Seperti%20gambar%20di%20atas%2C%20urutan,1.2%25%20dan%20jazz%200.4%25
  22. Sobur, A. (2013). Semiotika Komunikasi. Bandung: PT Remaja
  23. Suprapto, T. (2009). Pengantar teori & Manajemen Komunikasi. Yogyakarta: Media Pressindo.
  24. Surajiyo. (2019). Hubungan dan Peranan Ilmu Terhadap Pengembangan Kebudayaan Nasional. IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal sosial dan Humaniora. 3(3). 62-70. November 2019. ISSN 2597-5064 Retrieved from https://journals.upiyai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/download/678/518/
  25. Wibowo, I. S. (2013). Semiotika Komunikasi. Jakarta: Mitra Wacana Media.
  26. Widagdho, D. (2010). Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
  27. Wiyoso, J., Wahyudi, D., & Wadiyo. (2018). Kreativitas Grup Musik Dangdut Pro Divana di Rembang. Jurnal Seni Musik. 7(2). 62-70. https://doi.org/10.15294/jsm.v7i2.26819